Sabtu, 27 Februari 2016

Praktikum kimia es puter kelompok 3 MA NU SIDOARJO

Selasa, 08 Oktober 2013

Pengertian Komputer dan Jenis-jenis Komputer




Pengertian komputer - KOmputer dewasa ini telah dipergunakan hampir di semua bidang pekerjaan mulai dari instansi pemerintah sampai swasta. Dengan menggunakan komputer maka pekerjaan akan menjadi lebih mudah dan cepat dibandingkan kalau dengan menggunakan buku.  

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.

Senin, 30 September 2013

Perangkat Keras (Hardware) yang digunakan untuk Akses Internet

Internet adalah jaringan komputer, oleh karena itu, memerlukan perangkat utama, yaitu komputer itu sendiri. Komputer terdiri atas Perangkat Keras (Hardware) dan Perangkat Lunak (Software). Keduanya harus saling melengkapi agar komputer dapat berkerja sesuai dengan keinginan pengguna. Namun, agar dapat terhubung denga internet, diperlukan perangkat lain diluar komputer yang disebut perangkat network atau network device. Perangkat network jenisnya sangat banyak. Kabel-kabel atau media jaringan yang digunakan oleh internet termaksuk dalam kategori perangkat network. Untuk dapat mengakses internet diperlukan hardware sebagai berikut:

Kamis, 26 September 2013

WAKTU YANG SEMAKIN SINGKAT MERUPAKAN PERTANDA HADIRNYA HAZRAT MAHDI AS

Hari Kiamat tak akan datang kecuali insiden berikut ini terjadi. Waktu akan semakin singkat dimana jarak akan semakin pendek dengan digunakannya kendaraan (Buhari, Fitan.25; Ahmad ibn Hanbal, Musnad, 2/313).

Dalam abad kami, perjalanan yang berlangsung selama beberapa bulan di tahun-tahun sebelumnya dapat dilakukan dalam beberapa jam dengan perbandingan yang lebih aman, lebih mudah dan format yang lebih nyaman
Inilah mengapa pertanda di dalam hadist menjadi nyata?
Pada hadist lainnya dari nabi Muhammad (SAW) kami menemukan informasi berikut ini terkait tentang semakin singkatnya waktu:
Hazrat Anas (ra) menyebutkan : "Rasulullah salawlahu alaihi wassalam berkata :
Hari Kiamat tak akan datang kecuali waktu semakin singkat. Penyingkatan ini terjadi sedemikian cara seperti satu tahun yang berlalu seperti sebulan, dan sebulan yang berlalu seperti seminggu, dan seminggu berlalu seperti satu hari dan satu hari yang berlalu seperti satu jam dan satu jam yang berlalu seperti secepat kilat. (Tirmidhi, Zuhd: 24, 2333).
Waktu akan semakin singkat dan malam dan siang datang silih berganti ( Kematian, Hari Kiamat- Pertanda  Akhir Zaman, Halaman .374 no.681).
Hadist juga mengungkapkan bahwa menghemat waktu akan menjadi hal yang  aneh di akhir zaman :
Memang, komunikasi yang membutuhkan berminggu-minggu untuk menjangkau wilayah antar benua di abad sebelumnya, saat ini dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik melalui Internet dan teknologi komunikasi lainnya.

Rabu, 11 September 2013

PENYERAHAN DIRI ORANG YANG BERIMAN KEPADA ALLAH TERLIHAT DARI PERILAKU MEREKA MENGHADAPI UJIAN HIDUP.










Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami. (Surat Al-Anbiya’, 35)
Seperti yang dinyatakan ayat di atas, dunia adalah tempat ujian dimana Allah menguji hambanya kadang kala dengan kesulitan atau berkah. Mereka yang lulus ujian dengan baik maka akan tetap taat kepada Allah dalam setiap kesulitan, menunjukkan perilaku baik setiap saat apakah Allah memperbanyak atau mengurangi berkah, bergantung pada-Nya saat sakit atau sehat, berterima kasih kepada-Nya dan percaya kepada-Nya apa pun yang terjadi.

Manusia akan terus menerus diuji di dalam hidupnya di dunia, dan karena itu mereka yang memiliki keyakinan dengan hati yang tulus dan yang tidak, akan dipisahkan. Allah menyatakan fakta ini di salah satu ayat :










Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar. (Surat Ali ‘Imran, 142)

PENTINGNYA MEMILIKI NIAT UNTUK BERBUAT BAIK SETIAP HARI

Seorang yang beriman menjalani seluruh hidupnya berdasarkan Al Qur'an, dan berusaha menerapkan secara hati-hati dari hari ke hari apa yang telah ia baca dan pelajari dalam ayat-ayatnya. Dalam segala perbuatannya, sejak saat dia bangun di pagi hari sampai waktu dia tertidur di malam hari, dia memiliki niat bahwa dalam berpikir, berbicara dan bertindak itu harus sesuai dengan apa yang diajarkan dalam Al-Qur'an
R0372Allah Menyatakan kepada kita dalam Al Qur'an bahwa pengabdian seperti ini yang mendominasi seluruh kehidupan orang yang beriman.
Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.(Surat Al-An’am: 162)
Sejak saat seorang muslim memiliki iman, ia telah membuat keputusan untuk menghabiskan setiap saat dalam hidupnya untuk mendapatkan ridha Allah. Sejak saat itu, ia menunjukkan semangat rohani dan usaha yang besar baik dalam segi material maupun spiritual. Namun, karena kecenderungan yang melekat, seorang Muslim tidak pernah merasa bahwa imannya sudah berada pada tingkat yang cukup, sehingga selama belum sampai pada napas terakhirnya, ia selalu memiliki kesempatan untuk meningkatkan keimanannya di setiap saat dalam hidupnya.

Menghindari Kesia-sian





Lalai menghargai berkah atau pemberian dari Allah, menghabiskan atau menghambur-hamburkan sesuatu adalah bentuk kesia-siaan, bertentangan dengan  yang Allah peringatkan dalam A-Qur’ân:













“Dan berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS. Al-Isrâ’, (17):26-27)
Kelalaian atas limpahan berkah yang diberikan Allah menunjukkan kurangnya bersyukur padaNya. Seperti yang ditetapkan dalam Qur’ân, mengingkari syukur adalah sifat setan; oleh karena itu, mereka yang tidak bersyukur pada Allah dengan mengabaikan ketetapanNya, menjadi “saudara iblis” atau pengikut setan.
Sementara keberkahanssemestinyasecara logisdapat meningkatkan rasa bersyukur seseorang kepada Allah, maka menyia-nyiakannya menunjukkan sikap pengingkaran, sebuah sikap yang mungkin akan mencabut rahmat dan berkah Allah pada seseorang di hari akhirat.

Template by:

Free Blog Templates